Setahun Dibawah Kendali Danantara, Garuda Indonesia Cetak Kerugian Hingga US$322,4 Juta
Penulis: Redaksi·Editor: Redaksi·19 Maret 2026·3 menit baca

Secara year-to-date, harga saham GIAA telah tertekan lebih dari 28%. Namun dalam rentang satu tahun terakhir, saham emiten berkode GIAA ini masih mencatatkan penguatan lebih dari 100%.
Mayoritas saham GIAA kini dikuasai oleh pemerintah Indonesia melalui PT Danantara Asset Management dengan kepemilikan mencapai 91,11%. Sementara itu, PT Trans Airways milik Chairul Tanjung tercatat sebagai pemegang 1,80% saham, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang diolah IDNFinancials.
Dengan struktur kepemilikan yang semakin kuat di tangan negara melalui Danantara, publik kini menantikan langkah strategis manajemen dalam membalikkan kinerja keuangan Garuda Indonesia di tengah tekanan bisnis yang masih membayangi industri penerbangan nasional.
Halaman 2 dari 2
Tags




