JHB, PANGANDARAN – Insiden wisatawan tenggelam di Pantai Pangandaran kembali terjadi. Seorang pelajar SMP dilaporkan hilang setelah terseret arus laut saat berusaha menolong temannya yang terbawa ombak di kawasan Pantai Timur Pangandaran, tepatnya di Blok Bulaksetra, dekat area PPI Cikidang dan Aquarium Indonesia, Jumat (27/3/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Muhamad Lufti Padilah, pelajar berusia 14 tahun yang merupakan warga Dusun Kalapatiga RT 03 RW 08, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat korban bersama beberapa temannya sedang bermain di sekitar Pantai Bulaksetra.
Terseret Ombak Saat Berusaha Menolong
Menurut keterangan warga, sebelum kejadian para remaja tersebut bermain bola di pinggir pantai. Salah satu dari mereka kemudian mencoba berenang di laut.
Tolong Teman Berujung Petaka di Pantai Pangandaran: Pelajar SMP Hilang Terseret Ombak
Penulis: Redaksi·Editor: Redaksi·27 Maret 2026·2 menit baca

Namun tak lama kemudian, temannya yang bernama Azam justru terseret arus laut dan berteriak meminta pertolongan.
Mendengar teriakan itu, Lufti berinisiatif menolong temannya. Sayangnya kondisi gelombang yang cukup besar membuat situasi menjadi berbahaya.
Saat berusaha mendekati temannya, Lufti justru ikut terseret arus laut ke arah tengah, sementara Azam tersapu ombak hingga kembali ke daratan.
Teman Korban Dilarikan ke Puskesmas
Setelah kejadian tersebut, Azam dan satu teman lainnya yang selamat langsung melaporkan peristiwa itu kepada orang tua dan warga sekitar.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera datang ke lokasi dan melaporkannya kepada petugas.
Azam yang sempat berada di dalam air laut selama beberapa menit langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
Tim SAR dan Nelayan Sisir Laut Pangandaran
Hingga Jumat siang, korban wisatawan tenggelam di Pangandaran tersebut masih belum ditemukan dan dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Pencarian dilakukan dengan menyisir area pantai serta melakukan patroli laut menggunakan perahu nelayan di sekitar lokasi kejadian.
Petugas juga memasang papan peringatan larangan berenang di beberapa titik yang dinilai memiliki arus kuat dan berbahaya bagi pengunjung.
Pengawasan Keselamatan Wisatawan Ditingkatkan
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangandaran untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut.
Halaman 1 dari 2
Tags




