JHB, BANDUNG,– Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bandung pada Kamis (19/3/2026) siang mengakibatkan sebuah tower pemandu sinyal atau penguat sinyal telekomunikasi roboh di kawasan Masjid Raya Al-Jabbar, Jalan Cimincrang, Kecamatan Gedebage.
Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat yang melintas, mengingat lokasi kejadian berada di area masjid kebanggaan warga Jawa Barat tersebut. Namun, kepolisian setempat memastikan bahwa tower tersebut bukan merupakan bagian dari struktur atau ornamen masjid.
Kapolsek Gedebage, Kompol Wawan Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari warga.
\"Iya benar telah terjadi robohnya tower pemandu sinyal di kawasan Masjid Al-Jabbar. Penyebabnya adalah struktur tower tidak kuat menahan terjangan angin kencang yang terjadi saat hujan deras berlangsung,\" ujar Wawan saat dikonfirmasi, Kamis (19/3/2026), dikutip dari Jabar.tribunnews.com.
Tiang di Kawasan Masjid Al-Jabbar Bandung Roboh: Ternyata Tower Penguat Sinyal
Penulis: Redaksi·Editor: Redaksi·19 Maret 2026·2 menit baca

Wawan menegaskan bahwa tower tersebut bukan merupakan aset milik Masjid Raya Al-Jabbar.
\"Kami lakukan pengecekan dan konfirmasi ke pengelola. Adapun bahwa kejadian rubuhnya tower penguat sinyal tersebut bukan milik dari Masjid Raya Al-Jabbar, akan tetapi milik PT DMT (Daya Mitra Telekomunikasi) yang digunakan untuk kebutuhan pemancar sinyal operator,\" jelasnya.
Meski posisi tower berada di kawasan masjid, menurut keterangan sementara, area tersebut merupakan bagian dari bantaran lahan yang disewakan untuk keperluan menara telekomunikasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena saat kejadian kondisi sedang hujan lebat sehingga aktivitas di sekitar lokasi relatif sepi.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan pengelola masjid saat ini masih melakukan sterilisasi area sekitar untuk memastikan tidak ada kabel beraliran listrik yang putus atau membahayakan pengunjung. (*)
Tags




