JHB, BANDUNG – Ribuan umat Muslim dari warga Muhammadiyah di Kota Bandung melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat pagi, 20 Maret 2026.
Salah satunya, pelaksanaan solat Id yang berlangsung di Lapangan Lodaya, Jalan Sancang, itu diikuti sekitar tiga hingga lima ribu jemaah dengan penuh khidmat.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini berdasarkan keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026. Penetapan tersebut menggunakan metode hisab dengan indikasi hilal telah terlihat, termasuk berdasarkan laporan dari wilayah Turki.
Tersebar di Puluhan Titik
Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Bandung tidak hanya terpusat di Lapangan Lodaya, tetapi juga tersebar di puluhan lokasi yang mencakup lebih dari 20 kecamatan. Berdasarkan data panitia, pelaksanaan Salat Id menjangkau hampir seluruh wilayah kota dengan partisipasi jemaah yang tinggi.
Berikut sebaran lokasi Salat Id Muhammadiyah di sejumlah kecamatan:
· Andir: Lapangan SDN Raya Barat
· Antapani: Lapangan Parkir Superindo dan Komplek Muhammadiyah Antapani
· Arcamanik: Masjid Al-Mushlih
· Astana Anyar: Pesantren Muhammadiyah Tegallega
· Bojongloa Kidul: Lapangan SDM 5/SMPM 7
· Buah Batu: Kawasan MIM/MTC Soekarno-Hatta
· Cibeunying Kaler: Area parkir USB YPKP
· Coblong: Halaman Monumen Perjuangan
· Gedebage: Masjid Nurul Iman
· Kiaracondong: Area parkir Bank BCA Cicadas
· Ujung Berung: Alun-alun Ujung Berung
· Sumur Bandung: Masjid Al-Jihad
Kecamatan Sukajadi menjadi salah satu wilayah dengan titik pelaksanaan terbanyak, mencakup delapan lokasi yang tersebar di Gedung Dakwah Muhammadiyah, sejumlah masjid, dan lapangan di sekitarnya.
Imam dan Khatib
Setiap lokasi pelaksanaan telah ditunjuk imam dan khatib oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bandung. Di tingkat wilayah, Salat Id di Lapang Softball Lodaya dipimpin oleh Ust. Uci Tarmana sebagai imam, dengan khatib Prof. Hilman Latief.
Sementara di Komplek Muhammadiyah Antapani, bertindak sebagai imam Ust. Azmi Hibatullah Gymnastiar dan khatib Dr. Muchlas Rowi. Di lokasi lainnya, seperti di Alun-alun Ujung Berung, khatib disampaikan oleh Drs. Musa Muhammad, dan di Masjid Al-Jihad oleh Ir. H.M. Umar Dany.